Cara Mencegah Dan Mengurangi Timbulnya Bekas Luka

Bekas luka adalah tanda luka yang sembuh. Cedera itu sendiri bisa disebabkan oleh kecelakaan, operasi, penyakit, jerawat, atau bekas benda tajam. Untuk mencegah dan mengurangi jaringan parut, dianjurkan untuk mengobati luka dengan benar sampai luka sembuh total.

Wajar saja, tubuh akan mencoba memperbaiki jaringan tubuh yang terluka. Masalah lain yang bisa terjadi setelah luka sembuh setelah perbaikan jaringan selesai adalah jaringan parut. Meskipun mungkin tidak menjadi masalah bagi mereka yang memiliki bekas luka, beberapa orang mungkin merasa bahwa bekas luka itu mungkin mengganggu penampilan fisiknya. Faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan luka berhubungan dengan perawatan luka selama proses penyembuhan. Untuk mencegah dan mengurangi terjadinya bekas luka, tindakan berikut bisa dilakukan.
Untuk membersihkan luka
Bersihkan goresan segera dengan menggunakan air dingin. Saat membersihkan luka, gunakan pinset steril dan lepaskan kerikil dan kerikil yang menempel pada luka. Setelah itu, cuci luka dengan sabun ringan dan cuci dengan kain kering.

Mohon perhatikan bahan pembersih yang digunakan
Jangan gunakan sabun keras seperti hidrogen peroksida, yodium, atau alkohol untuk membersihkan luka. Karena itu, zat ini hanya menunda proses penyembuhan luka. Hidrogen peroksida dapat menyebabkan iritasi pada luka dan bahkan menunda proses penyembuhan.

Oleskan gel minyak ke luka
Oleskan gel minyak ke luka agar luka tetap lembab. Aplikasi gel petroleum bisa menghindari terbentuknya kerak. Selain itu, luka yang terbentuk menjadi sklerosis memerlukan waktu penyembuhan yang lebih lama.

Lindungi luka dengan perban
Setelah mencuci luka dan melukis dengan gel minyak bumi atau salep lainnya, dianjurkan untuk membungkus luka dengan perban. Jangan lupa ganti baju setiap hari agar luka tetap bersih selama proses penyembuhan.

Tolong jangan mengikis kudis atau terkelupas
Jika goresan membentuk kerak, jangan menggosok atau mengelupas dengan tangan atau kuku. Ini hanya menginfiltrasi bakteri dan membuat luka meluas.

Hindari paparan sinar matahari
Hindari bekas luka akibat terkena sinar matahari, kurangi risiko perubahan warna pada luka. Dianjurkan untuk menggunakan krim tabir surya yang mengandung SPF 30 untuk mengurangi risiko perubahan warna sekaligus membantu bekas luka memudar lebih cepat.

Pijat luka menggunakan vitamin E
Saat memijat luka dengan vitamin E, bekas luka hilang

Mempertahankan luka terbuka adalah cara mencegah dan mengurangi terjadinya jaringan parut. Sebagai tindakan pencegahan pertama, gunakan bekas luka bekas luka salep khusus untuk melakukan perawatan luka. Pengobatan medis seperti injeksi steroid, pengelupasan kulit, mikrodermabrasi, perban kompresi silikon, laser dll juga pilihan. Silakan berkonsultasi dengan dokter kulit terlebih dahulu ...